Sabtu, 03 Februari 2018

Tugas zona aktivitas

Oke gan sekarang kita mau bahas tugas sekolah ane,tentang function
Oke simak dibawah ini ya gan,check it out!!!
1.Apa itu pengertian function?
Function atau Fungsi adalah blok kode terorganisir dan dapat digunakan kembali yang digunakan untuk melakukan tindakan tunggal dan terkait.

2.Apa perbedaan antara function non-parameter dengan function dengan parameter?
Perbedaan function non parameter dengan paramter adalah hanya pada memiliki nilai parameter dan tidak memiliki nilai paramaeter

3.Apa perbedaan mendasar antara function dengan procedure?
Jadi , Perbedaan antara fungsi dan prosedur adalah : kalau fungsi dia akan mengembalikan suatu nilai pada pemanggilnya, sedangkan kalau prosedur dia tidak akan mengembalikan nilai apapun pada fungsi pemanggilnya.

4.Contoh program function (Rata-rata dari deret bilangan 1 sampai 20) :

program rata_deret;
uses crt;
var
    hasil : real;
    x, total : integer;

function rataderet(x, y : real) : real;
begin
    rataderet := x/y;
end;

begin
    clrscr;
    x := 1;
    total := 0;

    while x <= 20 do
    begin
        total := total + x;
        x := x + 1;
    end;

    x := x - 1;

    hasil := rataderet(total,x);

    writeln('Rata-rata dari Deret Bilangan 1 - 20');
    writeln('====================================');
    writeln;
    writeln('Hasil = ',hasil:0:2);
    readln;
end.

        Ok gan cukup sampai di sini dulu pembahasan kali ini,semog bermanfaat.

Minggu, 07 Januari 2018

Tipe Data dan Operasinya

Tipe – Tipe Data dan Operasinya

Ok sekian lama blog ane terkubur dan udah lama gak ane update sekarang ane mau gali lagi nih kuburan buat ane update

A. PENGERTIAN TIPE DATA

Tipe data adalah jenis data yang mempunyai batasan tempat dan karakteristik sesuai dengan interprestasi data dan dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer. Tipe data pada umumnya termasuk tipe data primitif, yaitu interger, floating point number dan character (string). Kumpulan dari tipe data primitif yang sejenis juga dapat disatukan dalam sebuah blok yang disebut array.

Setiap variabel atau konstanta yang ada dalam kode program, sebaiknya kita tentukan dengan pasti tipe datanya. Ketepatan pemilihan tipe data pada variabel atau konstanta akan sangat menentukan pemakaian sumberdaya komputer (terutama memori komputer). Salah satu tugas penting seorang programmer adalah memilih tipe data yang sesuai untuk menghasilkan program yang efisien dan berkinerja tinggi.

B. JENIS-JENIS TIPE DATA

Didalam bahasa pemograman sebenarnya terdapat banyak jenis-jenis tipe data, namun tipe data yang tersedia tergantung dari jenis bahasa pemrograman yang dipakai. Secara umum tipe data di seluruh bahasa pemrograman terbagi menjadi:

1)      Numeric/Number

Adalah Tipe data yang digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk bilangan atau angka baik angka atau bilangan tersebut merupakan bilangan bulat ataupun bilangan real.

Tipe data Numeric/Number terbagi menjadi 2 bagian antara lain :

Tipe Bilangan Bulat
Adalah tipe bilangan yang hanya dapat menampung data bernilai positif, negatif dan nol ( 0 ). Didalam tipe bilangan bulat sendiri sebenarnya masih dapat terbagi lagi menjadi beberapa golongan berdasarkan rentang datanya. Misalnya, jika yang digunakan adalaha bahasa pemrograman java maka tipe bilangan bulat dibagi menjadi sebagai berikut :

Tipe DataUkuran (bit)Range
Byte8-128 s.d. 127
Short16-32768 s.d. 32767
Int32-2147483648 s.d. 2147483647
Long64-9223372036854775808  s.d. 9223372036854775807
Tipe Bilangan Pecahan
Adalah tipe bilangan yang hanya dapat menampung data bernilai positif, negatif, nol, yang bernilai pecahan. Didalam tipe bilangan pecahan sendiri sebenarnya masih dapat terbagi lagi menjadi beberapa golongan berdasarkan rentang datanya. Misalnya, jika yang digunakan adalaha bahasa pemrograman java maka tipe bilangan bulat dibagi menjadi sebagai berikut :

TipeUkuran
Range

Presisi (jumlah digit)
bytesbit
float432+/- 3.4 x 10386-7
double864+/- 1.8 x 1030815
1)      String/Karakter

Adalah Tipe data yang digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk karakter (angka, huruf, karakter khusus atau simbol).

2)      Boolean

Adalah tipe data yang digunakan untuk menampung nilai logika, yaitu nilai yang hanya memiliki dua buah kemungkinan (benar atau salah).

3)      Tipe – Data Lain

Sebenarnya selain dari ketiga tipe diatas,dalam bahasa pemrograman masih ada tipe data lain yang tidak mungkin dapat disebutkan dan jelaskan satu persatu. Contoh dari tipe data selain Numerik,String dan Boolean adalah sebagai berikut :

Array
Yaitu tipe data sejenis yang dapat menampung data secara bertumpuk,jadi satu tipe data tetapi datanya bisa lebih dari satu.

Date
Yaitu tipe data yang hanya dapat menampung data dalam format tanggal saja

Time
Yaitu tipe data yang hanya dapat menampung data dalam format waktu saja

Char
Sebenarnya tipe data char hampir sama dengan tipe data String,akan tetapi kalau tipe data string panjangnya tidak tetap sedangkan tipe data char panjangnya selalu tetap sesuai dengan inisialisasi awal pemesanan tipe data.

Dll.

C. OPERASI TIPE DATA

Selain tipe data berfungsi sebagai tempat untuk menampung data, tipe data juga dapat melakukan perhitungan aritmatika (tipe data numerik), operasi penggabungan (tipe data sting),dll.

1. Operasi tipe data numerik

Operasi aritmatika
Di dalam operasi ini nilai dari suatu tipe data bisa digunakan untuk melakukan perhitungan aritmatik (penambahan(+), pengurangan (-), perkalian (x), pembagian (/),dll).

Contoh:
Private int kuis,uts,uas,na;

Na=(kuis+uts+uas)/3

Operasi operator relational
Operasi operator relational sebenarnya harus dikombinasikan dengan operasi aritmatika dan operasi fungsi logika. Berikut simbol dari operator relational:

–          Sama dengan (=)

–          Tidak sama dengan (!=)

–          Lebih kecil dari (<)

–          Lebih besar dari (>)

–          Lebih kecil dari atau sama dengan (<=)

–          Lebih besar dari atau sama dengan (>=)

Contoh :

Private string keterangan;

Private int nilai_akhir=61;

If (nilai_akhir>=61){

Keterangan=”lulus”;

}

2. Operasi tipe data String

Di dalam operasi ini nilai dari suatu tipe data bisa digunakan untuk melakukan pemenggalan, perhitungan panjang string penggabungan dll.

Operasi Pemenggalan
Operasi yang digunakan untuk mengambil suatu karakter dalam nilai data string.

Contoh :

Substring(“sulis wijayanti”,9,4);

Maka hasil diatas adalah “jaya”

Operasi Perhitungan Panjang String
Operasi yang digunakan untuk mengetahui panjang karakter dalam nilai data string.

Contoh :

Length(“sulistiana”);

Maka hasil diatas adalah 10

Operasi Penggabungan
Operasi yang digunakan untuk menggabungan nilai data string.

Contoh :

Concat(“sulis”,”soni”);

Maka hasil diatas adalah sulissoni

Operasi Pencarian Posisi
Operasi yang digunakan untuk mengetahui posisi karakter dalam nilai string

Contoh :

Index(“intan sari wijayanti”,”sari”);

Maka hasil diatas adalah 7

Dan masih banyak lagi, misalnya UPPER untuk menjadikan huruf kapital,LOWER untuk menjadikan huruf kecil,L TRIM dan R TRIM untuk menghilangkan spasi pada nilai string dll.

3. Operasi tipe data boolean

Pada tipe data boolean hanya dapat melakukan operasi logika dan fungsi logika tersebut dapat dikombinasikan dengan fungsi logical(and,or,not,dll) serta dapat dikombinasikan dengan operator relational.

Contoh :

Private int na=61;

Private string predikat;

If ( (na>=61) and (na<=70){

Predikat=”C”;

}else If ( (na>=71) and (na<=80){Predikat=”B”;}

Ok sekian pembahasan di blog ane. Thank...

Sumber : intanshare.wordpress.com

Senin, 18 September 2017



halo ketemu lagi sama ane,sekarang kita mau bahas Flowchart Percabangan .
OK LANGSUNG BACA AJA GAN..

Flowchart Percabangan

Dalam pemrograman percabangan merupakan salah struktur kendali yang memungkinkan pemilihan atas perintah yang akan dijalankan. Secara sederhana percabangan dapat digambarkan seperti dalam flowchart berikut:

Pada flowchart di atas “perintah 1” akan dilakukan jika ”kondisi” benar, sedangkan “perintah 2” akan dilakukan jika ”kondisi” salah.
Selain bentuk diatas, dalam percabangan juga dikenal istilah percabangan bersarang (Nested IF), bentuk sederhana dari percabangan bersarang jika digambarkan dalam flowchart bentuknya akan seperti berikut:

Pada flowchart tersebut, “perintah 1” dilakukan saat “kondisi 1” bernilai benar, sedangkan jika nilainya salah, maka akan dijalankan “kondisi 2”. Selanjutnya pada “kondisi 2”, jika nilainya benar maka “perintah 2” akan dijalankan, sedangkan jika salah maka “perintah 3” yang akan dijalankan.
Kedua bentuk percabangan di atas merupakan dasar dari bentuk percabangan selanjutnya, yaitu percabangan kompleks. Dalam percabangan kompleks, sebuah percabangan dapat mempunyai percabangan lain didalamnya, hal ini akan sangat dibutuhkan dalam sebuah program yang kompleks. Berikut flowchart yang menggambarkan sebuah percabangan kompleks.

Pada percabangan kompleks di atas, saat “kondisi 1” bernilai benar, maka akan dilakukan pengecekan pada “kondisi 2” jika benar maka “perintah 1” akan dilakukan, jika salah maka “perintah 2” yang akan dilakukan. Sedangkan pengecekan pada “kondisi 3” akan dilakukan jika hasil pengecekan pada “kondisi 1” bernilai salah, selanjutnya hasil pengecekan dari “kondisi 3” akan menentukan perintah yang akan dilakukan, apakah “perintah 3” atau “perintah 4”.
Dari gambar flowchart percabangan kompleks tersebut juga dapat dipilah bahwa “kondisi 1” dan “kondisi 3” mewakili percabangan bersarang, sedangkan “kondisi 2” mewakili percabangan sederhana.
Syntax yang umum digunakan dalam percabangan adalah IF danIF… ELSE untuk percabangan sederhana, serta IF… ELSE IF… untuk percabangan bersarang, selain itu ada syntax alternatif lain yang dalam bahasa pascal dikenal dengan CASE…OF atau SWITCHdalam bahasa C, untuk lebih jelas anda dapat me-download C++ atau java. Program tersebut dibuat dengan menggunakan bahasa pascal.
Dalam membuat program, perintah percabangan akan sangat dibutuhkan, terutama saat membuat program-program dengan algoritma yang kompleks.
Cukup sekian pembahasan ane,tetep pantengin blog ane ya gan. makasih........

Virtual Private Server (VPS)

Pengertian Virtual Private Server (VPS) Virtual Private Server (VPS) merupakan teknologi server side yang mana sistem operasi dan ...